Roda 2 Bangkok
Kiblat Roda Dua Asean
30th Bangkok International Motor Show yang digelar 26 Maret hingga 6 April lalu mungkin bisa kami sebut sebagai salah satu pengalaman berharga. Di situ kita bisa melihat kemajuan-kemajuan teknologi otomotif terkini yang digelar pada venue yang sangat besar dan memang sudah dipersiapkan dengan matang segala sesuatunya.
Walau tahun ini penyelenggaraan digoyang oleh isu krisis financial, namun saya pikir tetap saja animo pengunjung tak pudar diterpa kondisi seperti itu. Namun kami melihat sendiri dan panitia jauh-jauh hari juga sudah memberikan informasi bahwa partisipan di gelaran ke 30 ini memang tak akan seramai tahun-tahun sebelumnya.
H-D Sporster ‘91
Shortster
Audy Riri Mestika Rachman, kelahiran Jakarta 20 Februari 1974, tinggi badan 174 cm dan berat sekitar 80 kg. Yup, itulah clue yang menjadi awalan cerita kita. Lalu apa hubungannya dengan sepeda motor berbasis Harley-Davidson Sporster 1991 ini?
Ok, menyebut nama di atas, mungkin banyak orang yang tak mengenal siapa dia. Tapi begitu kita bilang DJ Riri, kaum party goers di tanah air tentu sudah tahu betul nama ini. Dan lagi-lagi Anda kami sodorkan sebuah nama yang sudah menjadi langganan di Ascomaxx, ya Veroland sang builder dari KickAss Choppers.
Well, Riri memang sudah lama bergaul dengan H-D, sebab orang tuanya memang penggemar motor buatan Amerika ini. Sebagai pecinta seni, pemilik sekolah DJ ini sepertinya merasa sreg betul dengan gaya-gaya custom H-D ala Veroland. Maka tak heran bila ia mengorder paket modifikasi motornya pada pria berbadan besar ini.
VRSCF V-Rod Muscle ‘09
The MRod
When Customizing not Necessary
Kelahiran varian VRSC (V-Twin Racing Street Custom) alias V-Rod di keluarga Harley-Davidson hingga saat ini memang masih menjadi perbincangan hangat. Sejak hadir tahun 2001 lalu, banyak para dari golongan fanatik H-D mencerca varian yang lahir bagai itik si buruk rupa. Tanggapannya tentu saja melulu pada desain bodi dan mesin Revolution bawaannya, yang katanya hasil pengembangan bersama dengan Porsche yang jelas kabur dari heritage khas Harley dengan mesin V-Twin 45 derajat.
Begitu Revolution tampil dengan mesin berkapasitas lebih kecil dan disesaki teknologi layaknya motor Jepang serta dengan penggunanaan peranti radiator. Jelas membuatnya banyak dicerca. Padahal tipe ini memang dibuat untuk berkompetisi dengan motor-motor Jepang dan Eropa yang berteknologi tinggi.
10 years Signature
Sebagai penanda hari jadi memang tak selalu dilakukan dengan sebuah selebrasi. Seperti halnya Bimo Hendrawan sang custom bike builder yang menciptakan sebuah karya untuk dijadikan Signature dalam merayakan sepuluh tahun karirnya di dunia modifikasi sepeda motor.
Moment istimewa memang haruslah disandingkan dengan hal-hal yang special, lantaran itu pula kali ini Bimo menciptakan sebuah karya yang tak tanggung-tanggung. Softail dengan ban belakang berukuran terlebar di dunia.
Ya, di dunia customizing Harley-Davidson dan American V-Twin lainnya, ban terlebar hingga saat ini adalah produk VeeRubber dengan ukuran 360/30-18
Sebenarnya beberapa waktu lalu kami sempat juga mengulas motor berbokong besar karya Veroland yang gayanya cenderung old school. Namun the monster tyre kedua hasil racikan Bimo lebih beraliran modern yang memang sudah menjadi trademark nya.
Yamaha R6 2008
Sexy, Powerful.
But……
Kalau kita kembali melihat dua generasi sebelumnya. Yamaha YZF-R6 2006 dan 2007 siapapun pasti tahu di angkatan itu tak terjadi perubahan sama sekali. Nah, untuk model 2008 ini, rasanya bagai sebuah harapan baru bagi pembalap di kelas supesport 600cc, dimana terjadi ubahan yang cukup prinsipil. So, apa saja yang berubah?
Baca Selengkapnya


