H-D Evo ‘96 Suicide Custom
Nippon Warrior
Kalau dihitung-hitung, ini adalah sajian AscoBike ketiga kami yang bahan liputannya dikirim oleh builder dari luar tanah air. Dulu sempat ada Battistini (Inggris), kemudian Penz (Austria). Dan kali ini seorang pendatang baru dari Jepang. Ya, ia adalah Koh Skaguchi dari Suicide Customs.
Nah, liputan kami kali ini sebenarnya ada hubungannya dengan peristiwa beberapa waktu lalu kantor redaksi Ascomaxx. Ya, kami kedatangan seorang tamu berbadan gempal dan dipenuhi tato. Hmmm…pria bermata sipit dan berkulit putih ini memang bukanlah jagoan atau preman yang ingin cari keributan di kantor kami. Oww..namun ternyata ia adalah seorang custom bike builder yang datang dari Jepang.
Ya, Koh Sakaguchi atau yang akrab disapa Koh ini adalah sang punggawa dari rumah modifikasi Harley-Davidson dan American V-Twin yang benama Suicide Customs yang bermarkas di kota Aichi. Kedatangannya ternyata lantaran ia merasa respect dengan majalah kami yang kerap menyajikan liputan-liputan motor custom. Dan ia pun cukup gembira melihat perkembangan dunia custom di Indonesia yang makin maju dengan pesat..
Nah, karena ia terlanjur suka mampir ke Indonesia, sekalian saja ia kepingin numpang ngetop memajang motornya di Ascomaxx edisi ini. Sebuah motor custom berkelir candy apple red rancangannya. Bukan hanya membangun sebuah tunggangan custom saja yang dilakukaknnya. Namun juga anak muda berusia 30-an ini ternyata kerap menciptakan beragam aksesoris pendongkrak penampilan.
Sosok anak muda yang enerjik dan mudah bergaul walau berbahasa inggris terbata-bata ini memang cukup cool. Maka tak heran bila kami berbincang-bincang dengan santai tanpa ada rasa canggung. Di kancah customizing jepang, koh memang belum sepopuler builder-builder lainnya. Sebab anak muda ini memang baru merangkak di bisnis ini.
So, tak perlui panjang lebar, ia langsung saja menyodorkan beberapa foto alakadarnya yang menampilkan motor custom karyanya yang terbaru. Yup kami disuguhi oleh penampakkan sebuah motor beraliran chopper yang nampak dari racikan sasis hi-neck. Arah modifikasi Koh memang cenderung lebih suka ke Modern dan hi tech. namun tak lupa ada ornamen-ornamen klasik. Ia tak begitu suka aliran old school lantaran ia tak mau dibilang latah ikut-ikutan trend yang sedang berkembang saat ini.
Simpel polos, munkin ini yang menjadi sasaran Koh dalam mendesain karyanya yang satu ini. motor berbasis mesin H-D evolution lansiran 1996 ini memang dibuat begitu saja. Kalau kita simak, koh yang rancang sasis ini sedemikian rupa memang membuat motor ini memiliki dua daya tarik yang menyita pandangan. Ya, sasis dan bodi yang berwarna merah rancangan Koh dan mesin krom yang menempel begitu saja.
Secara performa mesin, ia memang tak terlalu perduli, mesin stok saja dianggap sudah cukup. Kalau kitra simak, bagian mesin paling atas (rocker box) hanya ditingkahi Koh dengan deasan persegi yang agak polos. Kalaupun ada modifikasi, itupun hanya pemakaian Piston berlabel KB dengan kompresi 10.5 :1. namun kepala silinder tetap dibiarkan standart. Dan ubahan yang dianggap perlu hanyalah pencangkokan karburator S&S tipe E yang dihubungkan dengan intake buatan Rivera yang akhirnya sisa pembakaran tersebut dibuang lewat knalpot rancangan Koh yang dibuat lewat proses heat bending.
Rumah transmisi juga dibiarkan stock yang casingnya di bentuk ulang, namun di bagian jeroannya Koh telah menggantinya dengan gerigi lansiran Custom Chrome 5-Speed. Untuk meneruskan putaran mesin ke roda, belt drive model open primary produk BDL dianggap sudah sangat mewakili gaya minimalisnya..
So, walau mesin tak dibuat menjadi sangar, namun pria yang bermukim di wilayah Aichi ini membubuhkan rem depan yang dicomot dari produk GMA yang sedikit dimodifikasi Suicide Customs yang bercokol diantara fork lansiran Tolle.
Untuk mencuatkan kesan klasik, pemuda murah senyum ini mengaplikasikan velg 21 inci bergaya jari-jari berjumlah racikan TTS 120 spokes yang dibalut ban Metzeler.
Nah, dibagian belakang akan nampak kemeriahan dari 240 buah jari-jari yang menghias velg 18 inci TTL yang ditempeli rem belakang Tolle yang dijejali cakram bermodel sproket rancangan Suicide Customs.
So, it’s a Nippon Style.



